بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saturday, January 17, 2015

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

Sistem Peredaran Darah pada Manusia - Sistem peredaran darah berfungsi untuk mengedarkan zat makanan ke seluruh tubuh. Zat makanan berguna untuk pertumbuhan, mengganti sel-sel yang rusak, dan untuk beraktivitas. Pada manusia, sistem transportasi atau peredaran darah terdiri atas tiga bagian utama, yaitu jantung, pembuluh darah, dan darah.


CIRI-CIRI  Bagian-bagian DARAH
No
CIRI - CIRI
DARAH
Plasma darah
Sel darah merah
Sel darah putih
Keping darah
1
Fungsi
Mengedarkan sari makanan
Mengikat oksigen
Pertahanan tubuh
Membekukan darah
2
Inti sel
Tidak ada
Tidak ada
ada
Tidak ada
3
Bentuk
Cairan
Bikonkaf
Tidak tetap
Bulat lonjong
4
Jumlah  (per mm3)
Tidak terhingga
5 juta
8000
300.000
5
Kelainan
Tidak  ada
Anemia
Leukopenia
Hemofilia





PROSES PEMBEKUAN DARAH

LUKA TERBUKA

TROMBOSIT PECAH -------------------------  TROMBOKINASE dibantu ion Ca
                                                                                                  ion Ca


PROTROMBIN        ----------------------------    TROMBIN  dibantu ion Ca


FIBRINOGEN         --------------------------------     FIBRIN

                                                                                            LUKA TERTUTUP

1. Jantung

Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas jaringan ikat padat yang membentuk suatu kerangka fibrosa dan otot jantung. Serabut otot jantung bercabang-cabang dan beranastomosis secara erat.

a. Struktur dan cara kerja jantung
Jantung manusia dan mamalia lainnya mempunyai empat ruangan, yaitu atrium kiri dan kanan, serta ventrikel kiri dan kanan. Dinding ventrikel lebih tebal daripada dinding atrium, karena ventrikel harus bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke organ-organ tubuh yang lainnya. Selain itu, dinding ventrikel kiri lebih tebal daripada ventrikel kanan, karena ventrikel kiri bekerja lebih kuat memompa darah ke seluruh tubuh. 

Sedangkan, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru. Atrium kiri dan kanan dipisahkan oleh sekat yang disebut septum atriorum. Sedangkan, sekat yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan dinamakan septum interventrakularis.

Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Darah kotor dari tubuh masuk ke atrium kanan, kemudian melalui katup yang disebut katup trikuspid mengalir ke ventrikel kanan. Nama trikuspid berhubungan dengan adanya tiga daun jaringan yang terdapat pada lubang antara atrium kanan dan ventrikel kanan. Kontraksi ventrikel akan menutup katup trikuspid, tetapi membuka katup pulmoner yang terletak pada lubang masuk arteri pulmoner. 

Darah masuk ke dalam arteri pulmoner yang langsung bercabang-cabang menjadi cabang kanan dan kiri yang masing-masing menuju paru-paru kanan dan kiri. Arteri-arteri ini bercabang pula sampai membentuk arteriol.

Arteriol-arteriol memberi darah ke pembuluh kapiler dalam paru-paru. Di sinilah darah melepaskan karbondioksida dan mengambil oksigen. Selanjutnya, darah diangkut oleh pembuluh darah yang disebut venul, yang berfungsi sebagai saluran anak dari vena pulmoner. Empat vena pulmoner (dua dari setiap paru-paru) membawa darah kaya oksigen ke atrium kiri jantung. Hal ini merupakan bagian sistem sirkulasi yang dikenal sebagai sistem pulmoner atau peredaran darah kecil.

Dari atrium kiri, darah mengalir ke ventrikel kiri melalui katup bikuspid. Kontraksi ventrikel akan menutup katup bikuspid dan membuka katup aortik pada lubang masuk ke aorta. Cabang-cabang yang pertama dari aorta terdapat tepat di dekat katup aortik. Dua lubang menuju ke arteri-arteri koroner kanan dan kiri. 

Arteri koroner ialah pembuluh darah yang memberi makan sel-sel jantung. Arteri ini menuju arteriol yang memberikan darah ke pembuluh kapiler yang menembus seluruh bagian jantung. Kemudian, darah diangkut oleh venul menuju ke vena koroner yang bermuara ke atrium kanan. Sistem sirkulasi bagian ini disebut sistem koroner. 

Selain itu, aorta dari ventrikel kiri juga bercabang menjadi arteri yang mengedarkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru), kemudian darah miskin oksigen diangkut dari jaringan tubuh oleh pembuluh vena ke jantung (atrium kanan). Peredaran darah ini diseb
ut peredaran darah besar.

b. Denyut jantung dan tekanan darah





Otot jantung mempunyai kemampuan untuk berdenyut sendiri secara terus menerus. Suatu sistem integrasi di dalam jantung memulai denyutan dan merangsang ruang-ruang di dalam jantung secara berurutan. Pada mamalia, setiap kontraksi dimulai dari simpul sinoatrium. Simpul sinoatrium atau pemacu terdiri atas serabut purkinje yang terletak antara atrium dan sinus venosus. 

Impuls menyebar ke seluruh bagian atrium dan ke simpul atrioventrikel. Selanjutnya, impuls akan diteruskan ke otot ventrikel melalui serabut purkinje. Hal ini berlangsung cepat sehingga kontraksi ventrikel mulai pada apeks jantung dan menyebar dengan cepat ke arah pangkal arteri besar yang meninggalkan jantung.

Kecepatan denyut jantung dalam keadaan sehat berbeda-beda, dipengaruhi oleh pekerjaan, makanan, umur dan emosi. Irama dan denyut jantung sesuai dengan siklus jantung. Jika jumlah denyut ada 70 maka berarti siklus jantung 70 kali semenit. Kecepatan normal denyut nadi pada waktu bayi sekitar 140 kali permenit, denyut jantung ini makin menurun dengan bertambahnya umur, pada orang dewasa jumlah denyut jantung sekitar 60 - 80 per menit.

Pada orang yang beristirahat jantungnya berdetak sekitar 70 kali per menit dan memompa darah 70 ml setiap denyut (volume denyutan adalah 70 ml). Jadi, jumlah darah yang dipompa setiap menit adalah 70 × 70 ml atau sekitar 5 liter. Sewaktu banyak bergerak, seperti olahraga, kecepatan jantung dapat menjadi 150 setiap menit dan volume denyut lebih dari 150 ml. Hal ini, membuat daya pompa jantung 20 - 25 liter per menit.

Darah mengalir, karena kekuatan yang disebabkan oleh kontraksi ventrikel kiri. Sentakan darah yang terjadi pada setiap kontraksi dipindahkan melalui dinding otot yang elastis dari seluruh sistem arteri. Peristiwa ketika jantung mengendur atau sewaktu darah memasuki jantung disebut diastol. 

Sedangkan, ketika jantung berkontraksi atau pada saat darah meninggalkan jantung disebut sistol. Tekanan darah manusia yang sehat dan normal sekitar 120 atau 80 mm Hg. 120 merupakan tekanan sistol, dan 80 adalah tekanan diastole.




PERCOBAAN MENGAMATI DENYUT NADI MANUSIA

Tujuan
Menghitung  jumlah denyut nadi tiap menit
Alat dan Bahan
Stopwatch atau arloji
Cara Kerja
1.       Buatlah beberapa kelompok di kelasmu. Setiap kelompok terdiri atas 5 sampai 10 siswa. Usahakan bercampur antara laki-laki dan perempuan.
2.       Hitunglah jumlah denyut nadi per menit dengan cara menempelkan jari telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan bagian dalam sehingga terasa adanya denyut nadi.
3.       Mintalah setiap orang beraktivitas lari selama satu menit . Hitunglah kembali jumlah denyut nadi per menit.
4.       Bandingkan hasil pengamatanmu dengan kelompok lainnya.  Masukkan data hasil pengama tanmu seperti tabel  di bawah ini.


Tabel Hasil Pengamatan
No
Nama Siswa
Laki2  atau perempuan
Jumlah denyut nadi
Sebelum lari
Setelah lari
1




2




3




4




5




6








Pertanyaan
1.       Apakah terdapat perbedaan jumlah denyut nadi sebelum berlari dan setelah berlari ? jika terdapat perbedaan, mengapa hal tersebut dapat terjadi ?
2.       Apakah terdapat pebedaan jumlah denyut nadi permenit antara laki-laki dan perempu an ?
3.       Apakah setiap kelompok memiliki jumlah denyut nadi yang berbeda ?
4.       Kesimpulan apakah yang dapat diambil dari kegiatan ini ?





Pembuluh darah merupakan jalan bagi darah yang mengalir dari jantung menuju ke jaringan tubuh, atau sebaliknya. Pembuluh darah dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu pembuluh nadi, pembuluh vena, dan pembuluh kapiler.

a. Pembuluh nadi
Pembuluh nadi atau pembuluh arteri ialah pembuluh darah yang membawa darah dari jantung menuju kapiler. Arteri vertebrata dilapisi endotel dan mempunyai dinding yang relatif tebal yang mengandung jaringan ikat elastis dan otot polos. Arteri cenderung terletak agak lebih dalam di jaringan badan.

Darah manusia dapat digolongkan berdasarkan komposisi aglutinogen dan aglutininnya. Antigen adalah suatu jenis protein yang mampu merangsang pembentukan antibodi. Penggolongan ini sangat bermanfaat untuk transfusi darah. Untuk lebih memahami, mari ikuti uraian tentang golongan darah dan transfusi darah berikut ini.

a. Golongan darah
Golongan darah pada manusia dapat dibedakan menjadi empat golongan berdasarkan ada atau tidak adanya antigen (aglutinogen) dan antibodi (aglutinin). Orang yang bergolongan darah A, pada membran sel darah merah mengandung antigen atau aglutinogen A. Sementara, plasma darahnya mengandung aglutinin β (antibodi β). Orang yang bergolongan darah B, pada membran sel darah merah mengandung aglutinogen B, sementara plasma darahnya mengandung aglutinin α (antibodi α).

Orang yang bergolongan darah AB, pada membran sel darah merah mengandung aglutinogen A dan B, sementara plasma darahnya tidak mengandung antibodi α dan β. Sedangkan, orang yang bergolongan darah O, pada membran sel darah merah tidak memiliki aglutinogen A dan B, sementara plasma darahnya mengandung aglutinin α dan β. Untuk lebih memahami, mari perhatikan Tabel di bawah ini.

Golongan Darah
Aglutinogen
Aglutinin
A
A
β
B
B
α
AB
AB
-
O
-
α  dan  β

b. Transfusi darah
Transfusi darah adalah pemberian darah dari seseorang kepada orang yang memerlukan. Orang yang memberi darah disebut donor, sedangkan orang yang menerima darah disebut resipien. Dalam transfusi darah, donor harus memperhatikan jenis aglutinogen (antigen) yang dimilikinya. 

Sedangkan, pada resipien yang perlu diperhatikan adalah aglutininnya (antibodi). Jika antigen A (aglutinogen A) bertemu dengan antibodi α (aglutinin α), maka darah akan menggumpal atau membeku. Begitu pula sebaliknya, jika antigen B (aglutinogen B) bertemu dengan antibodi β (aglutinin β), maka darah juga akan menggumpal atau membeku.

Golongan darah O dapat menjadi donor bagi semua golongan darah, karena golongan darah ini tidak memiliki aglutinogen A maupun B sehingga tidak menyebabkan aglutinasi atau penggumpalan darah. Oleh karena itu, golongan darah O disebut donor universal. Golongan darah O hanya dapat menerima darah dari orang yang bergolongan darah O juga, dan tidak dapat menerima darah dari golongan darah yang lainnya karena golongan darah O memiliki antibodi α dan β.
Tabel Skema Kemungkinan Terjadinya Transfusi Darah

Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Golongan darah AB merupakan resipien universal, karena dapat menerima darah dari golongan darah A, B, AB, maupun O. Hal ini disebabkan karena golongan darah AB tidak mempunyai antibodi (aglutinin) α maupun β, tetapi hanya memiliki antigen (aglutinogen) A dan B.

Selain golongan darah, ada faktor lain yang menentukan dalam transfusi darah, yaitu suatu antigen yang dimiliki manusia yang dinamakan rhesus. Rhesus negatif adalah darah yang di dalam eritrositnya tidak mengandung antigen rhesus, tetapi dalam plasma darahnya mampu membentuk antibodi atau aglutinin rhesus. Jika darah seseorang yang bergolongan rhesus positif ditransfusikan ke golongan rhesus negatif, maka akan terjadi penggumpalan walaupun golongan darahnya sama.

Peredaran limfa dimulai dari jaringan dan berakhir pada pembuluh balik di bawah selangka. Cairan limfa berasal dari plasma darah dalam kapiler darah yang keluar menuju jaringan tubuh. Kemudian, cairan limfa ini masuk ke dalam dua macam pembuluh getah bening, yaitu duktus limfatikus dekster dan duktus toraksikus sinister

Duktus limfatikus dekster ialah pembuluh yang mengalirkan cairan limfa dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung, dan tangan sebelah kanan masuk ke pembuluh balik bawah tulang selangka kanan. Sedangkan, duktus toraksikus sinister ialah pembuluh yang mengalirkan cairan limfa dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung, dan tangan sebelah kiri masuk ke pembuluh balik di bawah tulang selangka kiri.

Friday, January 16, 2015

SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA

SISTEM PERNAFASAN MANUSIA

Salah satu cirri makhluk hidup yaitu bernafas. Respirasi (pernafasan) adalah proses pengambilan gas oksigen ( O)dari lingkungan dan pengeluaran karbon dioksida (CO2) dari dalam tubuh makhluk hidup. Proses pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida berlangsung secara difusi. Oksigen akan menuju semua sel dalam semua jaringan melalui alat-alat pernafasan.


Di dalam sel-sel tersebut gas oksigen menuju mitokondria untuk melakukan respirasi seluler. Respirasi seluler adalah proses pemecahan glukosa untuk menghasilkan energi melalui proses glikolisis, siklus krebs dan transport elektron. Reaksi pemecahan glukosa membutuhkan glukosa dan oksigen sehingga mampu menghasilkan energi, air, dan gas karbondioksida.
Sistem respirasi manusia dapat berlangsung berkat keberadaan alat-alat pernafasan. Alat pernafasan manusia terdiri dari rongga hidung, faring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Bila salah satu organ pernafasan tidak mampu berfungsi secara normal maka bisa mempengaruhi kerja sistem pernafasan secara umum. Berikut ini penjelasan daftar nama alat pernafasan beserta fungsinya.
1. Rongga mulut
Di dalam rongga mulut terdapat selaput lendir dan rambut yang berfungsi untuk menahan kontaminasi benda-benda asing, misalnya debu dan kuman, yang ikut masuk ke dalam rongga hidung. Selain itu, rongga mulut manusia juga memiliki konka yang mengandung banyak kapiler darah sehingga dapat menghangatkan udara yang akan masuk ke dalam sistem pernapasan.
2. Pangkal tenggorokan (Faring)
Gambar
Faring merupakan pertemuan antara saluran pernafasan (nasofarings) di bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) di bagian belakang. Saluran nafas akan terbuka ketika manusia berbicara, oleh karena itu jika kita makan sambil berbicara mungkinkan makanan masuk ke dalam saluran pernafasan.
Jika makanan masuk ke dalam saluran pernafasan, biasanya saluran pernafasan akan terangsang dan berusaha mengeluarkan makanan tersebut lewat hidung. Bentuknya adalah peristiwa tersedak. Pada bagian belakang farings terdapat laring (tekak). Pada laring terdapat pita suara (pita vocalis). Bila pita suara bergetar karena masuknya udara pada faring, maka akan menimbulkan suara.
Gambar
3. Batang tenggorokan (trakea)
Batang tenggorokan berupa cincin-cincin tulang rawan yang memiliki silia-silia pada dinding di dalamnya. Silia-silia ini berfungsi untuk menyaring benda-benda asing yang ikut masuk ke dalam saluran pernafasan. Sebagian trakea terletak di leher dan sebagian lagi terletak di rongga dada. Batang tenggorokan pada orang dewasa memiliki panjang sekitar 10 cm.
4. Bronkus
Bronkus merupakan percabangan dari trakea. Trakea bercabang lagi menjadi dua, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Struktur lapisan mukosa bronkus hampir sama dengan trakea. Bronkus kanan dan bronkus kiri masing-masing bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus yang merupakan salah satu bagian paru-paru.
5. Paru-paru (Pulmo)
Paru-paru terletak di dalam rongga dada, di bagian bawah berbatasan dengan diafragma, sedangkan di depan dan di samping dibatasi oleh tulang rusuk. Diafragma adalah pembatas antara rongga perut dengan rongga dada. Paru-paru kanan (pulmo dekster) terdiri dari 3 lobus. Sedangkan paru-paru kiri (pulmo sinester) terdiri dari 2 lobus.
Gambar
Paru-paru manusia terbungkus oleh dua selaput, yaitu pleura dalam (pleura visceralis) dan pleura luar (pleura parietalis). Pleura dalam langsung menyelimuti paru-paru, sedangkan pleura luar bersebelahan dengan tulang rusuk. Antara kedua pleura tersebut terdapat rongga tulang rusuk. Antara kedua pleura tersebut terdapat rongga yang berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru.
Paru-paru tersusun atas bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah. Alveolus adalah kantung udara yang terdapat pada ujung-ujung bronkiolus. Alveolus memiliki selaput tipis dan pada permukaannya banyak terdapat muara kapiler darah, oleh karena itu dapat berlangsung pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida secara difusi.
Pernapasan manusia dibedakan atas pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada terjadi melalui fase inspirasi dan ekspirasi, demikian juga untuk pernapasan perut.
Mekanisme pernapasan dada
1. Fase Inspirasi pernapasan dada
Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk (muskulus intercostalis eksternal) berkontraksi –> tulang rusuk terangkat (posisi datar) –> Paru-paru mengembang –> tekanan udara dalam paru-paru menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar –> udara luar masuk ke paru-paru
2. Fase ekspirasi pernapasan dada
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut adalah sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk relaksasi –> tulang rusuk menurun –> paru-paru menyusut –> tekanan udara dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan tekanan udara luar –> udara keluar dari paru-paru.
Mekanisme Pernapasan Perut
1. Fase inspirasi pernapasan perut
Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi –> posisi dari melengkung menjadi mendatar –> paru-paru mengembang –> tekanan udara dalam paru-paru lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar –> udara masuk
2. Fase ekspirasi pernapasan perut
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
otot diafraghma relaksasi –> posisi dari mendatar kembali melengkung –> paru-paru mengempis –> tekanan udara di paru-paru lebih besas dibandingkan tekanan udara luar –> udara keluar dari paru-paru.
Kapasitas Paru-paru
Udara pernafasan dibedakan menjadi empat yaitu :
  1. Udara pernafasan (udara tidal )yaitu udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakakukan pernafasan biasa.
  2. Udara Komplementer ialah udara yang masih dapat masuk ke dalam paru-paru setelah melakukan inspirasi biasa.
  3. Udara suplementer yaitu adara yang dapat dikeluarkan dari paru-parusetelah melakukan ekspirasi biasa.
Udara Residu yaitu yaitu udara yang terdapat dalam paru-parusetelah melakukan ekspirasi sekuat-kuatnya.

Monday, January 12, 2015

Latihan Ulangan Getaran Dan Gelombang

Pilihlah jawaban yang paling benar !
1.       Sebuah benda bergetar dengan frekuensi 25 Hz. Maka periodenya adalah ....... secon
a.       0,05                b. 0,04   c. 0,03   d. 0,02
2.       Sayap  kupu-kupu bergetar dengan frekuensi 50 Hz. Maka periodenya adalah.....secon
a.       0,05                b. 0,04   c. 0,03   d. 0,02
3.       Sayap  lebah bergetar dengan frekuensi 80 Hz. Maka periodenya adalah.......secon
a.       0,05                b. 0,02   c. 0,0125               d. 0,0135
4.       Sayap nyamuk bergetar dengan frekuensi 200 Hz. Maka periodenya adalah.....secon
a.       0,005             b. 0,004                c. 0,002                 d. 0,0125
5.       Sayap burung colibri bergetar dengan frekuensi  500 Hz. Maka periodenya adalah.... secon
a.       0,005             b. 0,004                c. 0,002                 d. 0,0125
6.       Sebuah ayunan berayun dengan periode 2 secon. Maka frekuensinya adalah.....Hz
a.       0,2                  b. 0,3                     c. 0,4                      d. 0,5
7.       Sayap kupu-kupu bergetar dengan periode 5 secon. Maka frekuensinya adalah.....Hz
a. 0,2                             b. 0,3                     c. 0,4                      d. 0,5
8.       Sayap tawon  bergetar dengan periode 4 secon. Maka frekuensinya adalah.....Hz
a. 0,25           b. 0,35                   c. 0,45                   d. 0,55
9.       Sayap belalang sembah bergetar dengan periode10 secon. Maka frekuensinya adalah.....Hz
a.       0,2                          b. 0,3                     c. 0,4                      d. 0,1
10.   Sayap burung kutilang bergetar dengan periode 8 secon. Maka frekuensinya adalah.....Hz
a. 0,120                         b. 0,125                c. 0,250                 d. 0,255
11.   Sebuah bandul  bergetar  sebanyak 20 getaran selama 5 secon. Maka frekuensinya ada lah.....Hz
a. 2                 b. 3         c. 4                         d. 5
12.   Sebuah genderang  bergetar  sebanyak 75 getaran selama 5 secon. Maka frekuensinya ada lah.....Hz
a.12                b.13       c.14                        d. 15
13.   Sayap hewan laron bergetar  sebanyak 90 getaran selama 3 secon. Maka frekuensinya ada lah.....Hz
a. 20               b.25       c.30                        d. 35
14.   Sebuah jam beker bergetar  sebanyak 60 getaran selama 12 secon. Maka frekuensinya ada lah.....Hz
a. 2                 b. 3         c. 4                         d. 5
15.   Sebuah benda  bergetar  sebanyak 85  getaran selama 5 secon. Maka frekuensinya ada lah.....Hz
a.12                b. 15      c.16                        d. 17
16.   Sebuah lonceng  bergetar  sebanyak 15 getaran selama 180 secon. Maka Periodenya  ada lah.....secon
a. 12               b. 13      c. 14                       d. 15
17.   Sebuah gendang  bergetar  sebanyak 12 getaran selama 2700 secon. Maka Periodenya  ada lah.....secon
a. 125            b. 220    c. 225                     d. 250
18.   Sebuah kotak bergetar  sebanyak 41 getaran selama 14.596 secon. Maka Periodenya  ada lah.....secon
a. 354            b. 355    c. 356                     d. 357
19.   Sebuah tiang besi  bergetar  sebanyak 36 getaran selama 9.144 secon. Maka Periodenya  ada lah.....secon
a. 254            b. 255    c. 256                     d. 257
20.   Sebuah kawat  bergetar  sebanyak 75 getaran selama 1.575 secon. Maka Periodenya  ada lah.....secon
a. 12               b. 13      c. 14                       d. 15
21.   Sebuah gelombang mempunyai frekuensi 21 Hz dan panjang gelombangnya 15 m. Maka cepat rambat gelombangnya ada lah......m/secon
a. 312            b. 313    c. 314                     d. 315


22.   Sebuah gelombang  bunyi mempunyai frekuensi 65 Hz dan panjang gelombangnya 4 m. Maka cepat rambat gelombangnya ada lah......m/secon
a. 240            b. 250    c. 260                     d. 270
23.   Sebuah gelombang tali  mempunyai frekuensi 36 Hz dan panjang gelombangnya 12 m. Maka cepat rambat gelombangnya ada lah......m/secon
a. 344            b.422     c. 423                     d. 432
24.   Sebuah gelombang laut mempunyai frekuensi 360 Hz dan panjang gelombangnya 15 m. Maka cepat rambat gelombangnya ada lah......m/secon
a. 5.400         b. 5.200                c. 5.300                 d. 5.500
25.   Sebuah gelombang pantai mempunyai frekuensi 250Hz dan panjang gelombangnya 26 m. Maka cepat rambat gelombangnya ada lah......m/secon
a. 6300          b. 6400                 c. 6500                  d. 6600
26.   Sebuah gelombang mempunyai periode 2 Secon dan panjang gelombangnya 26 m. Maka cepat rambat gelombangnya adalah......m/secon
a. 11               b. 12      c.13                        d.14

27.   Sebuah gelombang bunyi mempunyai periode 3 Secon dan panjang gelombangnya 36 m. Maka cepat rambat gelombangnya adalah......m/secon
a. 11               b. 12      c.13                        d.14

28.   Sebuah gelombang tali  mempunyai periode 4 Secon dan panjang gelombangnya 56 m. Maka cepat rambat gelombangnya adalah......m/secon
a. 11               b. 12      c.13                        d.14
29.   Sebuah gelombang laut madura mempunyai periode 26 Secon dan panjang  gelombangnya 130m. Maka cepat rambat gelombangnya adalah......m/secon
a. 2                 b. 3         c.4                          d.5
30.   Sebuah gelombang  laut sulawesi mempunyai periode 4 Secon dan panjang gelombangnya 66 m. Maka cepat rambat gelombangnya adalah......m/secon

a. 16,5           b. 17,5   c.18,5                    d.19,5

1. Dawai biola yang digesek bergetar sebanyak 200 getaran setiap detik. Nilai frekuensi dawai biola
    tersebut sebesar..........Hz
a. 100
b. 200
c. 300
d. 400

2. Pegas pada motor bergerak bolak-balik 45 kali selama 1,5 menit saat melewati jalan terjal.
    Frekuensi getaran pegas...........Hz
a. 0,5
b. 2
c. 30
d. 67,5

3. Dua buah bandul digetarkan bersama-sama sebanyak 90 kali. Bandul pertama membutuhkan waktu
    60 sekon, sedangkan bandul kedua membutuhkan waktu 45 sekon. Perbandingan frekuensi bandul
    pertama dan bandul kedua adalah.........
a. 2 : 3
b. 3 ; 2
c. 3 ; 4
d. 4 : 3